ARDHIA REYNA STELLA MALOLOK, NIM. 19302018 (2022) PEMETAAN TINGKAT BAHAYA EROSI MENGGUNAKAN METODE USLE (UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN BERAU. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (876kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (511kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (670kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (793kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (391kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Kabupaten Berau merupakan salah satu Kabupaten di Kalimantan Timur yang
wilayahnya didominasi oleh litologi dengan kekompakan tanah yang cukup rendah. Ini
disebabkan karena formasi geologi yang menyusun sebagian besar wilayah ini adalah
batuan sedimen sehingga cenderung rentan terhadap gerak massa batuan. Hal tersebut
dapat menyebabkan lapisan tanah dapat bergerak sehingga menyebabkan erosi bahkan
longsor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta menghitung luas
wilayah atau area yang memiliki tingkat bahaya erosi di Kabupaten Berau. Penelitian ini
merupakan penelitian pemodelan spasial kuantitatif berjenjang tertimbang dengan
overlay peta-peta parameter penelitian dan perhitungan tingkat bahaya erosi
menggunakan rumus USLE (AR.K.LS.CP).Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di Kabupaten
Berau diklasifikasikan kedalam lima kelas yaitu kelas I (sangat ringan) dengan perkiraan
kehilangan tanah 15 ton/ha hingga kelas V (sangat berat) dengan perkiraan kehilangan
tanah 480 ton/ha dengan luas wilayah berturut-turut 1.468.821,3 ha 385.097,25 ha
232.348,56 ha 65.202,69 ha 31.282,61 ha. Pada daerah yang mempunyai sebaran tingkat
bahaya erosi berat hingga sangat berat sebaiknya dilakukan tindakan konservasi secara
vegetatif yaitu dengan melakukan penanaman pohon untuk mengurangi jumlah dan
kecepatan aliran permukaan ataupun dengan melakukan rehabilitasi lahan secara sipil
teknik berupa pembuatan bangunan dam pengendali, dam penahan, terasering, saluran
pembuangan air, sumur resapan dan embung sesuai dengan persyaratan teknis yang
berlaku.

Kata Kunci: erosi, tingkat bahaya erosi, SIG, USLE, Kabupaten Berau

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan
Divisions: D3 Survei dan Pemetaan
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:53
Last Modified: 23 Apr 2026 02:53
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/107

Actions (login required)

View Item
View Item