AIDIL TALINA PRATAMA, NIM. 20302019 (2023) PEMBUATAN TITIK DASAR TEKNIK ORDE 4 DI KECAMATAN PENAJAM KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (756kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (452kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (620kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (553kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB  V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (246kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Sertifikat tumpang tindih (Overlapping) adalah sertifikat - sertifikat yang
menguraikan satu bidang tanah yang sama, apabila terjadi sertifikat tumpang tindih
maka salah satu harus dibatalkan. Sertifikat yang tumpang tindih berarti bahwa
surat bukti kepemilikan hak atas tanah yang tindih menindih atau bertumpuk-
tumpuk dengan lokasi hak atas tanah milik orang lain yang dengan bukti sertifikat
pula. Hal ini mengakibatkan terjadinya sengketa tanah di antara kedua belah pihak.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas data dan meminimalisir kasus
sengketa tanah yang disebabkan tumpang tindih sertifikat, dengan membuat titik
dasar teknik. Pengukuran titik dasar teknik dilakukan dengan menggunakan metode
statik. Pengamatan metode statik adalah pendekatan dalam survei dan pemetaan
yang melibatkan pengukuran posisi dan data geodetik dengan menggunakan
metode pengamatan yang statis atau diam. Dalam metode ini, penerima GPS atau
alat survei lainnya ditempatkan pada lokasi tertentu dan dibiarkan dalam posisi
diam untuk jangka waktu tertentu. Pengamatan dilakukan di beberapa
Kelurahan/desa di Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam paser Utara. Titik dasar
teknik adalah titik referensi yang memiliki posisi koordinat yang diketahui dengan
tepat dan akurat. Titik dasar ini berfungsi sebagai titik acuan untuk pengukuran dan
pemetaan di suatu wilayah tertentu. Pembuatan titik acuan ini dilakukan dengan
orde yang kerapatannya tinggi, pemasangan tersebut ialah pemasangan titik dasar
teknik orde 4 yang kerapatannya mencapai hingga 150 m. Proses pemasangan titik
dasar teknik ini perlu dilakukan secara bertahap agar pemasangan titik dasar teknik
dapat terlaksana dan hasil yang maksimal. Tahapan dalam pemasangan perlu
diperhatikan dari tahap perencanaan, pengamatan, tahap pengolahan, hingga tahap
pembuatan peta agar koordinat pada titik dasar teknik memenuhi standar deviasi.

Kata Kunci : Statik, Tumpang tindih, Titik Dasar Teknik

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan
Divisions: D3 Survei dan Pemetaan
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 23 Apr 2026 07:52
Last Modified: 23 Apr 2026 07:52
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/111

Actions (login required)

View Item
View Item