Siska Andini Putri, NIM. 22302024 (2025) PERBANDINGAN VOLUME MENGGUNAKAN METODE TLS (TERRESTIAL LASER SCANNER) DAN UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI AREA DISPOSAL PT KALTIM DIAMOND COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (962kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (396kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (444kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (638kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (830kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (367kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (675kB)

Abstract

Perhitungan volume material pada area disposal tambang merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kegiatan operasional dan perencanaan produksi. Ketelitian data menjadi faktor utama agar hasil perhitungan sesuai dengan kondisi lapangan. Seiring perkembangan teknologi, metode pemetaan modern seperti Terrestrial Laser Scanner
(TLS) dan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) banyak digunakan untuk memperoleh data spasial secara cepat, detail, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil perhitungan volume menggunakan metode TLS dan UAV di area disposal PT Kaltim Diamond Coal. Pengambilan data TLS dilakukan dengan alat RIEGL VZ-1000, menghasilkan point cloud berkepadatan tinggi yang menggambarkan permukaan lahan secara presisi. Sementara itu, data UAV diperoleh melalui drone DJI Mavic 3 Enterprise, menghasilkan 151 foto udara yang diproses dengan perangkat lunak Agisoft Metashape hingga membentuk model 3D, orthophoto, dan Digital Elevation Model (DEM). Kedua dataset kemudian
dianalisis menggunakan software Minescape 5.7 dengan metode cut and fill untuk memperoleh volume timbunan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan volume antara kedua metode, di mana UAV menghasilkan nilai sedikit lebih besar dibanding TLS. Hal ini disebabkan UAV cenderung menghitung objek di atas permukaan seperti vegetasi, sedangkan TLS lebih fokus pada detail tanah asli. Secara umum, TLS unggul dalam akurasi, sementara UAV lebih efisien dalam cakupan area dan waktu akuisisi. Dengan demikian, pemilihan metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan survei di lapangan.

Kata kunci: Cut and Fill, Disposal, Terrestrial Laser Scanner, UAV, Volume.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan
Divisions: D3 Survei dan Pemetaan
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 30 Apr 2026 06:15
Last Modified: 30 Apr 2026 06:15
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/131

Actions (login required)

View Item
View Item