Heni Juliana, NIM. 22302028 (2025) NALISIS POTENSI LAHAN BEKAS TAMBANG SEBAGAI REKOMENDASI POLA PENANAMAN DAN JENIS TANAMAN KAKAO MENGGUNAKAN METODE MCDA. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (949kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (394kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (543kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (801kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (356kB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (632kB)
Abstract
Kegiatan penambangan batubara di Kalimantan Timur menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan yang menyebabkan degradasi lahan dan perubahan ekosistem. Reklamasi dan revegetasi menjadi kewajiban untuk memulihkan kondisi lahan pasca tambang adalah bentuk pengembangan pertanian berkelanjutan, seperti perkebunan kakao dapat menjadi solusi ganda untuk
rehabilitasi lingkungan dan peningkatan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi lahan bekas tambang guna pengembangan perkebunan kakao dengan pendekatan Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan data spasial, termasuk peta administrasi, jenis tanah, curah hujan, dan kemiringan lereng. Total luas wilayah studi sebesar 552,41 Ha, hasil klasifikasi menunjukkan bahwa hanya 6,79% (37,52 Ha) tergolong sangat sesuai, 20,39% (112,66 Ha) tergolong cukup sesuai, sementara 36,59% (202,14 Ha) tergolong marginal sesuai dan 36,22% (200,09 Ha) tergolong tidak sesuai. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Nugroho et al. (2019) diperoleh nilai Indeks Kesesuaian Lahan (IKL) sebesar 48% yang termasuk dalam kategori S3 (marginal sesuai). Berdasarkan temuan ini, penelitian menghasilkan rekomendasi revegetasi yang strategis. Pola tanam agroforestri dengan kombinasi pohon penaung dan tanaman sela teridentifikasi sebagai yang paling efektif untuk mendukung kestabilan ekosistem dan meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, evaluasi varietas menunjukkan bahwa klon unggul MCC 02, ICCRI 09, SULAWESI 2, ICCRI 06H, dan ICCRI 08H merupakan pilihan paling sesuai untuk dikembangkan di lahan pasca tambang karena ketahanan dan produktivitasnya. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan terpadu antara SIG dan MCDA merupakan kombinasi efektif dalam perencanaan penggunaan lahan yang kompleks, sekaligus menunjukkan bahwa reklamasi melalui pengembangan perkebunan kakao dapat menjadi solusi terintegrasi antara rehabilitasi lingkungan dan keberlanjutan ekonomi lokal.
Kata kunci: Kakao, Lahan Bekas Tambang, MCDA, Reklamasi, SIG.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan |
| Divisions: | D3 Survei dan Pemetaan |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 04 May 2026 02:27 |
| Last Modified: | 04 May 2026 02:27 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/152 |
