Helena Luky Alisha, NIM. 19401002 (2023) ANALISIS TINGKAT RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HIRADC PADA AKTIVITAS HAULING COAL DI SITE GMO PT BERAU COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (416kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (954kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (967kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (379kB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Setiap tempat kerja selalu memiliki bahaya dengan tingkat risiko yang berbeda- beda yang dapat menyebabkan kecelakaan akibat kerja dan penyakit akibat kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama bagi suatu perusahaan ataupun organisasi terkait untuk mereduksi kemungkinan munculnya sebuah risiko, yang berpotensi
menimbulkan kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman. Untuk mengendalikan bahaya dan risiko yang terdapat pada aktivitas hauling coal perlu adanya bentuk pengendalian Kesehatan dan Keselamatan Kerja berupa HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control). Akan tetapi dari hasil temuan terdapat perbedaan
nilai matriks risiko pada HIRADC di PT Berau Coal dengan mitra kerja, perbedaan nilai matriks tersebut dapat berpengaruh kepada prioritas pengendaliannya. Hasil perangkingan, pada aktivitas hauling coal pit menuju port/crusher pada 6 bahaya hasil wawancara dengan operator, dengan menggunakan matrik PT Berau Coal ditemukan 50% potensi bahaya yang memiliki nilai signifikan dan 50% potensi bahaya yang memiliki nilai medium. Terdapat 3 bahaya yang memiliki tingkat signifikan. Dan 2 diantaranya memerlukan penambahan pengendalian yaitu, bahaya fatigue, stress, microsleep terdapat penambahan pengendalian baru pada tipe pengendalian eliminasi bagian detective, yaitu stop operasi. Dan pada bagian mitigative, yaitu penggunaan safety belt oleh operator untuk menurunkan keparahan cidera sesuai pedoman pengoprasian kendaraan unit. Sedangkan pada bahaya. Selanjutnya unit DT mengalami improper condition (cth: rem blong, lampu mati, dsb.) terdapat peambahan pencegahan dan pada bagian preventive unit yg sudah melewati HM maintenance toleransi di LOTO agar tidak digunakan sesuai prosedur LOTO.
Kata Kunci : Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian Control.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D4 Teknologi Rekayasa Logistik > Teknologi Rekayasa Logistik |
| Divisions: | D4 Teknologi Rekayasa Logistik |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 05 May 2026 07:54 |
| Last Modified: | 05 May 2026 07:54 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/181 |
