RISKI YUDHA PRATAMA, NIM. 19302003 (2022) PEMETAAN LOKASI RAWAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI BERAU UTARA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (259kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (503kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (832kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (247kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Kebakaran hutan merupakan fenomena yang terjadi di Indonesia tak terkecuali Kabupaten
Berau khusus wilayah Berau Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Berdasarkan data Badan
Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Berau, kebakaran hutan dan lahan sering terjadi
pada saat musim kemarau dan juga di-sebabkan oleh pembakaran lahan yang dilakukan oleh
masyarakat. Pada tahun 2019-2021 banyak terjadi nya kebakaran hutan dan lahan di
Kecamatan Segah, Kecamatan Gunung Tabur, dan Kecamatan Pulau Derawan.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan lokasi rawan bencana kebakaran
hutan dan lahan di Berau Utara menggunakan Sistem Informasi Geografis serta mengetauhi
kesesuaian aktual kebakaran hutan lahan dengan peta kebakaran hutan. Dalam penyusunan
pemetaan lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan dengan parameter curah hujan, tutupan
lahan, jenis tanah dan suhu permukaan. Setelah mendapatkan tingkat kerawanan, dilakukan
validasi terhadap peta titik Hotspot yang di dapat dari Lapan Fire Hotspot. Adapun metode
yang digunakan dalam pembuatan peta kerawanan kebakaran hutan yaitu Karnel Density
dengan 4 klaisifikasi tingkat kerawanan yaitu rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Dari
hasil pengolahan didapatkan hasil bahwa Berau Utara didominasi oleh tingkat kerawanan
rendah dengan luas 284,557.632 Ha atau sebesar 90,2% luas yang meliputi Kecamatan Segah,
Kecamatan Gunung Tabur dan Kecamatan Pulau Derawan, selanjutnya kerawanan sedang
10.865,237 Ha dari luasan Berau Utara , kerawanan tinggi mempunyai 7,692.414 Ha atau
sebesar 2,4 %, serta tingkat kerawanan sangat tinggi dengan luas 12,245.379 Ha dengan luas
presntase 3,9 % dari luas wilayah Berau Utara. Hasil peta tingkat kerawanan kebakaran hutan
dan lahan selanjutnya di overlay dengan peta titik Hotspot dari Lapan Fire Hotspot dan
didapatkan hasil bahwa peta tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan telah sesuai dengan
aktual titik Hotspot.

Kata Kunci : Berau Utara, Kebakaran hutan dan lahan, pemetaan kebakaran hutan, Karnel
Density.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan
Divisions: D3 Survei dan Pemetaan
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:33
Last Modified: 22 Apr 2026 07:33
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/89

Actions (login required)

View Item
View Item