MUHAMMAD NURAHMAN, NIM. 19302008 (2022) ANALISIS SPASIAL FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN TANJUNG REDEB. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (901kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (402kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (799kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (683kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (390kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Kesehatan merupakan aspek penting dari segala kebutuhan dalam hidup dan
kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan adanya kecukupan dari fasilitas
kesehatan. Hak atas kesehatan ini bermakna bahwa pemerintah harus menciptakan
kondisi yang memungkinkan setiap individu untuk hidup sehat, dengan upaya
menyediakan sarana pelayanan kesehatan yang memadai dan pelayanan kesehatan
yang terjangkau bagi masyarakat. Terdapat permasalahan yang dijelaskan oleh
dinas kesehatan mengenai jumlah penduduk di Bumi Batiwakkal yang mencapai
250 ribu dan harus tersedia tempat tidur pasien sebanyak 12.500. Sementara yang
ada saat ini hanya 200 tempat tidur saja.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan keterjangkauan fasilitas
kesehatan menggunakan sistem informasi geografis serta mengetahui kesesuaian
aktual keterjangkauan tersebut dengan peta keterjangkauan fasilitas terhadap
pemukiman. Penyusunan pemetaan keterjangkauan fasilitas kesehatan dengan
parameter luas jangkauan fasilitas , dan jarak pemukiman terhadap jalan. Metode
yang digunakan adalah metode pembobotan, dan tumpang susun parameter hingga
didapatkan 3 tingkat keterjangkauan, yaitu dekat, sedang, dan jauh. Dari hasil
analisis yang telah dilakukan, rata - rata keterjangkauan pemukiman terhadap
Puskesmas di setiap Kelurahan sebesar 82%, untuk keterjangkauan tertinggi adalah
Kelurahan Bugis dan Kelurahan Tanjung Redeb dengan nilai keterjangkauan
sebesar 99,8% dan 99,7%, sedangkan untuk keterjangkauan paling kecil adalah
Kelurahan Sei Bedungun dengan keterjangkauan sebesar 20,2%, dan dilihat dari
kepadatan penduduknya, pemukiman Kelurahan Sei Bedungun termasuk kecil
yaitu 11,93 jiwa/Ha. Sementara itu untuk rata - rata keterjangkauan terhadap
Puskesmas Pembantu sebasar 70,9%, dengan nilai keterjangkauan tertinggi adalah
Kelurahan Gayam dengan nilai sebesar 99,5% dan untuk keterjangkauan terendah
adalah Kelurahan Tanjung Redeb dengan nilai 44,6%, meskipun keterjangkaunnya
paling rendah, namun keterjangkauan terhadap Puskesmas sangat tinggi yaitu
99,7%.

Kata Kunci : Fasilitas Kesehatan,Kesehatan, SIG, Pemetaan Keterjangkauan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan
Divisions: D3 Survei dan Pemetaan
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 22 Apr 2026 08:02
Last Modified: 22 Apr 2026 08:02
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/93

Actions (login required)

View Item
View Item