Aditya Faturakhman Nugroho, NIM. 19302011 (2022) STUDI PERBANDINGAN PENGAMATAN DEFORMASI TITIK MENGGUNAKAN ALAT DRONE DAN GPS GEODETIK. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (360kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (708kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (828kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (466kB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Pengamatan deformasi pada suatu objek yang rawan longsor sangat penting
untuk diamati dalam upaya pemantauan rutin. Analisis geometrik dapat dilakukan
dengan mengkuantifikasi besar deformasi yang terjadi dengan menentukan
besarnya vektor pergeseran koordinat. Saat ini teknologi drone semakin
berkembang pesat dan sering dimanfaatkan secara masif dalam dunia survey dan
pemetaan. Software pendukung dalam pengolahan data foto drone juga semakin
berkembang dan telah memudahkan pekerjaan pemetaan. Untuk itu, penelitian ini
mencoba teknologi alternatif untuk melihat deformasi dengan metode fotogrametry
berbasis wahana tanpa awak atau drone yang dilengkapi dengan kamera non metrik
dan dikendalikan dari jarak jauh. Dengan teknik fotogrametri, foto-foto yang
terekam oleh kamera non metrik dapat diproses lebih lanjut, sehingga berbagai
macam fitur yang terekam dapat diekstraksi dengan tingkat kecermatan yang sesuai
untuk studi deformasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mendapatkan nilai
koordinat titik pantau dengan metode photogrammetry berbasis Drone dan metode
GPS geodetik yang selanjutnya digunakan untuk menentukan nilai pergeseran titik
pantau hingga berikutnya ketelitian metode photogrammetry berbasis Drone akan
divalidasi untuk mendeteksi deformasi. Pada saat pengukuran, diperoleh
perpindahan objek pantau sebesar 2 meter menggunakan pita ukur langsung
dilapangan. Selisih dari perhitungan deformasi total antara foto udara dengan nilai
acuannya adalah 0,003 meter. Selisih dari perhitungan deformasi total antara GPS-
RTK dengan nilai acuannya adalah 0,114 meter. Berdasarkan hasil perhitungan
deformasi total dapat disimpulkan bahwa penggabungan 2 metode antara alat GPS
Geodetik dan drone mampu mendeteksi pergeseran titik pantau atau deformasi.
Kata Kunci : Deformasi, Fotogrametri, GPS Geodetik, Drone
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan |
| Divisions: | D3 Survei dan Pemetaan |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 02:38 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 02:38 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/104 |
