Karunia Pratama Alusinsing, NIM. 20302003 (2023) ANALISIS PERBANDINGAN PENGUKURAN ROOF DAN FLOOR LAPISAN BATUBARA DENGAN ALAT SURVEI TOTAL STATION DAN TERRESTRIAL LASER SCANNER TAMBANG PIT E SITE BINUNGAN MINE OPERATION 2 PT . BERAU COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (548kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (977kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (513kB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Proses coal getting adalah proses untuk memindahkan lapisan pengotor berupa material buangan. Proses pengambilan batubara atau proses coal getting adalah proses yang melakukan kegiatan dari pembersihan (cleaning) sampai pengisian (loading) batu bara ke alat angkut untuk kemudian di angkut ke tempat penampungan (stockpile). Roof dan Floor adalah endapan batubara yang memiliki dua lapisan antara lapisan atas dan lapisan bawah. Dalam kedua lapisan itu memiliki karakter yang berbeda antara lapisan roof atas dan lapisan floor bawah. Pengukuran roof dan floor dilakukan untuk setiap roof batubara yang telah di cleaning dan floor batubara dapat dilakukan aktivitas coal getting yang dimana pada saat dilakukan pengukuran dapat di record dan mendapatkan data yang akurat.
Dari hasil pengukuran roof dan floor batubara terdapat pengukuran yang langsung dilakukan dengan teknik pengumpulan data terlebih dahulu, dimana dengan terjun langsung ke lapangan dengan melakukan pengukuran roof dan floor batubara tersebut, untuk alat yang digunakan untuk melakukan pengumpulan data adalah alat survei berjenis total station dan terrestrial laser scanner. Dari pengukuran roof dan floor tersebut didapatlah data yang kemudian diolah untuk mencari hasil deviasi atau selisih dan volume dari pengukuran roof dan floor tersebut. Analisis perhitungan deviasi dan volume mendapatkan nilai utama yang berbeda pada deviasi mendapatkan nilai deviasi yang sudah dirata – ratakan. Sehingga hasil tersebut berupa deviasi dari pengukuran roof dan floor batubara dengan menggunakan alat survei total station dan terrestrial laser scanner, dan untuk volume roof dan floor batubara dengan menggunakan alat survei total station dengan volume 1271.78 m3, hasil dari volume terrestrial laser scanner berkisar 1360.72 m3 dari hasil volume antara total station dan terrestrial laser scanner memiliki hasil selisih yang sebagai nilai utama dari deviasi / selisih tersebut berkisar 88.936 m3. Dari hasil volume tersebut memiliki hasil yang belum memiliki standarisasi dari pihak Perusahaan tersebut. sehingga perlu adanya perbaikan agar dapat meminimalisir dari selisih / deviasi volume tersebut.
Kata kunci: Batubara, roof dan floor, deviasi dan volume, Total Station (TS) dan Terrestrial
Laser Scanner (TLS)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan |
| Divisions: | D3 Survei dan Pemetaan |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 08:21 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 08:21 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/117 |
