Fitriani, NIM. 22302016 (2025) PENERAPAN WEBGIS UNTUK PELAPORAN HASIL BUDIDAYA KAKAO DI LAHAN BUFFER PT. BERAU COAL (STUDI KASUS : SITE BMO 2). Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (711kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (394kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (629kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (482kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (506kB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (360kB)
PENUTUP.pdf - Accepted Version
Download (783kB)
Abstract
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan Indonesia yang berperan penting dalam perekonomian nasional. Namun, pemantauan budidaya kakao di lahan penyangga PT. Berau Coal site BMO 2 masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pelaporan digital berbasis WebGIS untuk memberikan akses yang lebih mudah, informasi yang akurat, dan visualisasi interaktif budidaya kakao. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang didukung oleh teknologi spasial, yang melibatkan pengumpulan data spasial (koordinat kebun) dan data non-spasial (informasi produksi dan petani), pengolahan data dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), dan implementasi ArcGIS online sebagai platform WebGIS. Hasilnya menunjukkan bahwa WebGIS dapat secara efektif menampilkan informasi spasial dan non- spasial secara real-time melalui dasbor interaktif. Sistem ini mendokumentasikan 14 petani dengan total luas budidaya 12,1 hektar dan sebaran 7.683 bibit kakao. Penerapan WebGIS telah meningkatkan efektivitas pemantauan, mempercepat pelaporan, dan meminimalkan kesalahan dari metode manual. Lebih lanjut, WebGIS telah berkontribusi pada pemberdayaan petani dengan meningkatkan transparansi dan partisipasi data (dampak sosial), meningkatkan analisis produksi dan pasar (dampak ekonomi), dan mendukung keberlanjutan lahan melalui identifikasi area kritis (dampak lingkungan). Meskipun demikian, sistem ini masih memiliki keterbatasan, seperti ketergantungan pada data survei lapangan yang tidak sepenuhnya real-time, akses internet yang terbatas di daerah pedesaan, dan rendahnya literasi digital di kalangan petani. Oleh karena itu, pengembangan lebih lanjut direkomendasikan, termasuk integrasi sensor IoT, peningkatan infrastruktur digital, pelatihan petani berkelanjutan, dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk memastikan implementasi yang berkelanjutan.
Kata kunci: ArcGIS online, Budidaya Kakao, Pemberdayaan Petani, Sistem Informasi Geografis, WebGIS
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan |
| Divisions: | D3 Survei dan Pemetaan |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 07:51 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 07:51 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/146 |
