Otniel Petrus, NIM. 21303007 (2024) ANALISA SETTING THERMAL OVERLOAD RELAY (TOR) MOTOR 1 PHASE PADA MESIN SORTASI BIJI KAKAO DI WAREHOUSE BERAU COCOA PT BERAU COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (664kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (588kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (366kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Mesin sortasi yang di Berau Cocoa menggunakan motor listrik 1 HP dengan rpm 1420 yang dioperasionalkan secara manual. Pada saat operasional motor listrik sering mengalami panas dan mati secara mendadak. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut dibutuhkan suatu sistem proteksi atau pengaman yang harus dipasang pada motor listrik tersebut untuk mengurangi kerugian- kerugian yang timbul akibat gangguan yang mungkin terjadi. Sistem proteksi yang terpasang pada mesin sortasi yaitu Thermal Overload Relay (TOR). TOR harus di setting sesuai dengan kapasitas motor induksi 1 phasa agar pada saat terjadi beban berlebih, TOR secara otomatis memutuskan arus yang mengalir pada motor sehingga kerusakan dapat terhindari. Adapun standar setting trip TOR pada penelitian ini menggunakan standar NEMA (National Electrical Manufacturers Association) dengan metode yang digunakan eksperimen dimana metode ini dilakukan untuk mengetahui kapan terjadinya waktu trip pada TOR. Penyetingan atau beban lebih pada TOR yaitu sama dengan arus nominal motor, dimana persamaan untuk menghitung besar In adalah sebagai berikut: Diketahui: daya motor 1 fasa: 0,75 Kw arus nominal motor: 6.73 A maka untuk menentukan arus setting TOR sebagai berikut: arus TOR I nominal motor x 10% 6,73 x 10 % = 0,673 A , arus setting TOR I nominal + I TOR 6,73 + 0,673 = 7,403 jadi dapat disimpulkan perhitungan setting trip untuk motor satu fasa dan tiga fasa berbeda dalam hal kompleksitas dan faktor yang dipertimbangkan. Motor satu fasa memiliki pengaturan yang lebih sederhana, sementara motor tiga fasa memerlukan pengaturan yang lebih kompleks untuk memastikan proteksi yang memadai terhadap berbagai kondisi operasi dan potensi ketidak seimbangan antar fasa.

Kata kunci: Mesin Sortasi, Motor listrik 1 fasa, Thermal Overload Relay

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Perawatan Mesin > Perawatan Mesin
Divisions: D3 Perawatan Mesin
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 08 May 2026 07:28
Last Modified: 22 May 2026 02:04
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/228

Actions (login required)

View Item
View Item