Syahrianto, NIM. 20302007 (2023) ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME MUATAN OVERBURDEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAMPLING MUATAN (DATA PAYLOAD) DAN METODE PENGUKURAN SURVEI MENGGUNAKAN LASER SCANNER DI PIT E, SITE BMO2, PT. BERAU COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (999kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (507kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (393kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

PT. Berau Coal merupakan salah satu perusahaan tambang di indonesia yang
bergerak di penambangan batubara. Lokasi penambangan PT. Berau Coal ini terletak
di Berau, kalimantan timur. PT. Berau Coal memiliki empat site mine operation yaitu
Sambarata Mine Operation (SMO), Binungan Mine Operation (BMO), Lati Mine
Operation (SMO), dan Gurimbang Mine Operation (GMO). Sejak tahun 1983 PT.
Berau Coal melakukan pekerjaan penambangan secara menyeluruh, mulai dari land
clearing, top soil removal, driling blasting, OB removal, Coal getting, coal hauling
hingga pemuatan batubara ke tongkang. Bahan galian OB di angkut dari front ke
disposal. adapun kegiatan survei dalam pengukuran volume sampling muatan yang
bertujuan untuk mengontrol kapasitas muatan pada jenis unit Dump Truck HD dengan
target kapasitas yang telah di tentukan oleh perusahaan. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik sampling muatan
menggunakan data volume payload dari TPMS Dump Truck (HD) dan metode
pengukuran survei menggunakan Terrestrial Laser Scanner. Berdasarkan dari hasil
pengamatan dan hasil perhitungan lapangan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Dari data week 1 sampai dengan week 4 memiliki nilai selisih setiap week-nya
berdasarkan sample-nya deviasi terbesar yaitu pada week 1 sebesar 4,75 Bcm, week 2
sebesar 3,27 Bcm, week 3 sebesar 8,48 Bcm dan week 4 sebesar 8,25 Bcm yang
diakibatkan karena adanya faktor penyebab deviasi yaitu adanya material yang yang
masih menempel
/
lengket di vessel truck, error TPMS, kondisi jalan yang berlubang, kurangnya
faktor ketelitian, dan pengoperasian yang dilakukan dengan 1 alat TLS yang terus menerus
dan lain sebagainya. Namun dapat diketahui bahwa perusahaan memiliki standar deviasi
yaitu 1 Bcm, dan 41 Bcm standar muatan, jika muatan kurang dari 41 Bcm maka muatan
di katakan underload.

Kata Kunci : PT Berau Coal, Sampling muatan payload HD dan terrestrial laser scanner.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan
Divisions: D3 Survei dan Pemetaan
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 23 Apr 2026 07:41
Last Modified: 23 Apr 2026 07:41
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/109

Actions (login required)

View Item
View Item