Fadhli Julia Himawan, NIM. 18401022 (2022) PENGARUH INTENSITAS PENCAHAYAAN, USIA DAN DURASI KERJA VISUAL TERHADAP KELELAHAN MATA PADA PEGAWAI BIDANG ANGKUTAN DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BERAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR MENGGUNAKAN SPSS VERSI 26. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (712kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (269kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (298kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (373kB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Dinas Perhubungan merupakan salah satu usaha sektor formal yang bergerak sebagai pelaksana otonomi daerah di bidang perhubungan yaitu transportasi, lalu lintas dan urusan perhubungan lainnya. Dalam menjalankan tugasnya Dishub memiliki berbagai bidang kerja, salah satunya yaitu Bidang Angkutan. Bidang Angkutan memiliki tugas melaksanakan perencanaan teknis, koordinasi, pembinaan, pengendalian, dan fasilitasi penyelenggaraan angkutan untuk meningkatkan penyediaan layanan angkutan umum dalam trayek dan angkutan tidak dalam trayek. Pekerjaan yang dilakukan Bidang Angkutan berupa penginputan data angkutan, perubahan sifat kendaraan dan kegiatan administratif lainnya di depan komputer. Oleh karena itu, ruangan kerja harus diperhatikan dan dibuat senyaman mungkin, faktor pencahayaan pada ruangan harus diperhatikan
agar dalam melaksanakan pekerjaan dapat lebih nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh intensitas pencahayaan (X1), usia (X2), dan durasi kerja visual (X3) terhadap kelelahan mata (Y) di Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan model Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil Uji F (simultan/bersama-sama) dapat ditarik kesimpulan bahwa intensitas pencahayaan,
usia, dan durasi kerja visual secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelelahan mata pada pegawai karena nilai F Hitung (30,284) > F Tabel (2,89) dan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Kemudian secara parsial (sendiri- sendiri) didapatkan bahwa variabel intensitas pencahayaan memiliki nilai T Hitung (2,643) > T Tabel (2,037) dengan nilai Sig 0,013 < 0,05 dan nilai korelasi parsialnya sebesar 0,718 (bernilai positif dan sangat kuat) artinya variabel intensitas pencahayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelelahan mata. Selanjutnya variabel usia didapatkan nilai T Hitung (3,607) > T Tabel
(2,037) dengan nilai Sig. 0,001 < 0,05 dan nilai korelasi parsialnya sebesar 0,764 (positif dan sangat kuat) maka artinya variabel usia berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kelelahan mata. Variabel durasi kerja visual memiliki nilai T Hitung (2,255) > T Tabel (2,037) dengan nilai Sig. 0,031 < 0,05 dan nilai korelasi parsialnya sebesar 0,697 (positif dan kuat) artinya variabel durasi kerja visual berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelelahan mata. Dilihat dari nilai koefisien determinasi bahwa secara bersama-sama intensitas pencahayaan, usia, dan durasi kerja visual berpengaruh terhadap kelelahan mata sebesar 74% dan 26% nilai kelelahan mata dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti penyakit genetik mata dan jenis pekerjaan.
Kata Kunci : Intensitas Pencahayaan, Usia, Durasi Kerja Visual, Kelelahan Mata, Dinas Perhubungan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D4 Teknologi Rekayasa Logistik > Teknologi Rekayasa Logistik |
| Divisions: | D4 Teknologi Rekayasa Logistik |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 04 May 2026 08:40 |
| Last Modified: | 04 May 2026 08:40 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/168 |
