Margaretha Maria Alacoque Wolo, NIM. 20401010 (2024) ANALISIS PENYEBAB KECACATAN PRODUK BUSHING CRUSHER DENGAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DI WORKSHOP POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (469kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (989kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (580kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (640kB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Workshop Politeknik Sinar Mas Berau coal membuat bushing atau selongsong yang merupakan komponen yang sangat penting karena komponen ini sering diabaikan karena tersembunyi dan berupa karet gelang kecil. Namun, perlu diperhatikan bahwa selongsong juga mempengaruhi kenyamanan berkendara pengemudi. Politeknik Sinar Mas Berau Coal saat ini melakukan produksi yang dibantu oleh unit TEFA (Teaching Factory) yang membuat beberapa produk salah satunya ialah bushing, material bahan baku yaitu besi ST41. Pada proses produksi pembuatan bushing crusher, terdapat defect pada produk pada setiap prosesnya seperti ukuran panjang bushing tidak sesuai, center mata pahat yang tidak rata, pembubutan diameter yang tidak sesuai, dan permukaan bushing kasar. Tujuan penelitian ini ialah untukmengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya cacat pada proses produksi bushing crusher,memberikan usulan perbaikan terhadap faktor penyebab kecacatan produk bushing crusher, mengetahui keefektifan metode RCA dengan alat bantu analisis 5 whys dan juga diagram fishbone dalam mencari penyebab terjadinya kecacatan produk bushing crusher. Dengan tools analisis 5 whys dan juga diagram fishbone ditemukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya cacat pada proses pembuatan bushing ialah, faktor manusia menunjukan bahwa operator kurang teliti dan lalai, serta operator kurang disiplin, faktor metode menunjukan bahwa adanya cara kerja yang salah dan tidak adanya SOP dalam membuat bushing crusher, faktor mesin menunjukan bahwa ada kerusakan pada komponen mesin bubut dan juga tidak ada pengecekan atau operator tidak terlalu memperhatikan mesin atau tools yang rusak saat produksi berlangsung. Usulan rekomendasi untuk faktor manusia (man), faktor metode (method), faktor mesin (machine) agar dapat mengurangi kecacatan pada saat proses pembuatan bushing kembali dilakukan pada workshop.
Kata kunci: Analysis 5 whys, Bushing Crusher, dan Root Cause Analysis,Fishbone.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D4 Teknologi Rekayasa Logistik > Teknologi Rekayasa Logistik |
| Divisions: | D4 Teknologi Rekayasa Logistik |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 06 May 2026 08:09 |
| Last Modified: | 06 May 2026 08:09 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/204 |
