Febrian Sena Putra, NIM. 20303018 (2023) ANALISA PENGGUNAAN THERMOSTAT PADA SISTEM PENDINGIN ENGINE DT NISSAN CWB 45 POLTEK SIMAS BERAU. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (362kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (244kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Sistem pendingin berfungsi menurunkan temperatur pada mesin untuk
menjaga panas mesin pada kerja idealnya. Temperatur air pendinginan selama mesin
bekerja ada diantara 80 – 90°C. Selain itu sistem pendingin mesin harus mampu
mencapai panas mesin secara merata dengan cepat. Secara khusus, kondisi suhu
yang dihadapi membuat penulis membahas judul tugas akhir. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui kesesuaian penggunaan detail fungsi thermostat dalam kerja
ideal mesin dan mengetahui efek yang terjadi pada pengaplikasian thermostat dan
temperatur yang tepat pada sistem. pendingin mesin DT Nissan CWB 45.
Pendekatan penelitian ini merupakan cara atau kegiatan dalam suatu penelitian yang
dimulai dari perumusan masalah sampai membuat suatu kesimpulan untuk
mendapatkan data hasil penelitian. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah melaksanakan penelitian dengan metode studi pustaka dan metode pengujian
langsung. Di waktu 15 menit temperatur sudah mencapai 67,7°C pada putaran 1500
rpm tetapi pada putaran 1000 dan 560 rpm masih mencapai suhu 61,7 dan 54,1
mendekati angka dimana thermostat akan mulai membuka, tetapi pada saat waktu
yang bersamaan air pendingin didalam mesin sudah bersirkulasi didalam mesin
sehingga terjadi perubahan penurunan suhu pada 67,7 sampai 64,4 pada saat waktu
15 menit maka dengan demikian media pendingin semakin tinggi rpm semakin
cepat mencapai suhu kerja. Dengan putaran mesin dengan 1500 rpm berpengaruh
dengan suhu mesin 67,7°C maka pada saat itu thermostat mulai membuka untuk
mensirkulasikan ke blok mesin dan terus menerus akan didinginkan tetapi pada
putaran mesin 560 rpm dan 1000 rpm dengan suhu 54,1°C dan 61,7°C masih belum
mendekati angka mulai membukanya thermostat. Semakin lama waktu mesin hidup
maka thermostat bekerja dengan ideal. Dengan putaran rpm tinggi maka suhu akan
semakin cepat naik dan semakin cepat mendekati angka thermostat mulai membuka
maka pada pengaplikasian yang tepat pada thermostat dan temperatur diatur dengan
putaran rpm yang tinggi.
Kata kunci: Sistem Pendingin, Putaran Mesin, Thermostat dan Temperature
Engine
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D3 Perawatan Mesin > Perawatan Mesin |
| Divisions: | D3 Perawatan Mesin |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 08:53 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 08:53 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/62 |
