Seriyandi, NIM. 19302005 (2022) PENGUKURAN DEFORMASI PATOK BENCHMARK DENGAN MENGGUNAKAN WATERPASS DI AREA KAMPUS POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (264kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (831kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf - Published Version
Download (345kB)
PENUTUP.pdf - Published Version
Download (245kB)
Abstract
Benchmark (BM) merupakan sebuah titik acuan atau titik ikat yang telah
mempunyai koordinat fixed, yang biasanya direalisasikan dalam bentuk patok atau
monumen di lapangan yang tidak dapat diubah keberadaannya dan berfungsi
sebagai titik ikat yang mereferensikan posisi objek pada sistem koordinat global.
Untuk mendapatkan nilai koordinat benchmark yang fixed dilakukan menggunakan
alat yaitu GPS Geodetik dan dilakukan pengukuran dengan Waterpass untuk
memperoleh deformasi tinggi patok Benchmark.
Dilihat kondisi patok benchmark dalam periode satu tahun terdapat
perubahan dari bentuk awal pada tahun 2021 dan bentuk saat ini pada tahun 2022,
patok bencrmark sudah terlihat terjadi pengikisan pada bagian badan patok dan
warna yang sudah mulai pudar hal ini disebabkan oleh faktor musim hujan dan
kemarau sehingga patok benchmark mengalami pengikisan secara perlahan, oleh
karena itu diperlukan pengecekan terhadap kondisi patok benchmark di Politeknik
Sinar Mas Berau Coal.
Metode pengukuran sipat datar merupakan metode yang digunakan untuk
mengamati berapa besar pergerakan tinggi patok benchmark yang terjadi di
Kampus Politeknik Sinar Mas Berau Coal. Metode ini menggunakan
instrumen/alat ukur berupa Waterpass sebagai media pengambil data di lapangan.
Hasil pengukuran dan pengolahan data yang dilakukan, bahwa tidak terjadi
deformasi pada patok Benchmark. Pengukuran dilakukan pada dua kala
pengukuran dibulan April pada tanggal 20 dan 26 tahun 2022 menunjukkan
terjadinya deformasi tidak signifikan / masih dalam batas trashold pada patok
Benchmark bervariasi di tiga patok Benchmark. Deformasi patok benchmark
paling besar terjadi pada BM 3 yaitu sebesar -0,006 m, besar nilai deformasi
paling kecil terjadi BM 4 yaitu sebesar +0,001 m, dan besar nilai deformasi pada
BM 2 yaitu sebesar +0,002 m, dimana deformasi pada patok benchmark yang
telah dilakukan perhitungan dan koreksi masih masuk kedalam toleransi
pengukuran. Besar nilai toleransi yang diperoleh adalah 12 √���
, artinya batasmaksimal deformasi adalah sebesar 6 mm. Dari hasil penelitian, pengukuran
deformasi vertikal menggunakan waterpass masih jauh lebih baik dengan besar
kesalahan yaitu 0,001 mm dan dapat digunakan sebagai referensi pengukuran
selanjutnya.
Kata Kunci : Deformasi Patok Benchmark, Waterpass, Perbandingan
Ketelitian
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | D3 Survei dan Pemetaan > Survei dan Pemetaan |
| Divisions: | D3 Survei dan Pemetaan |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:45 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 07:45 |
| URI: | https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/91 |
