IBROHIM AKBAR, NIM. 20303013 (2023) ANALISIS PERBAIKAN SISTEM INJEKSI BAHAN BAKAR ENGINE DIESEL CUMMINS 6 BTA 5.9 G2 DI WORKSHOP POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL. Diploma thesis, POLITEKNIK SINAR MAS BERAU COAL.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (918kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (403kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (899kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (727kB)
[thumbnail of BAB V .pdf] Text
BAB V .pdf - Published Version

Download (276kB)
[thumbnail of PENUTUP.pdf] Text
PENUTUP.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Generator set atau genset merupakan sebuah mesin pembangkit listrik
yang penggerak utamanya menggunakan motor bensin atau motor diesel untuk
menggerakan rotor pada generator sehingga dapat menghasilkan listrik. Salah
satu genset yang sering digunakan pada industri adalah genset cummins model
C150 D5 dengan engine model 6BTA 5,9 G2, yang dimana genset tersebut dapat
menghasilkan listrik sebesar 164 KWM selama satu jam dengan konsumsi bahan
bakar sebesar 41 liter. Namun, genset tersebut mengalami kerusakan pada engine
yang tidak dapat running. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang
menyebabkan tidak optimalnya sistem injeksi bahan bakar, dampak yang terjadi
dan upaya apa yang dilakukan agar sistem injeksi bahan bakar bisa optimal.
Penedekatan pada penelitian ini menggunakan metode fishbone sehingga
mempermudah dalam mengidentifikasi, menemukan dan menampilkan berbagai
penyebab yang mungkin terjadi pada sistem injeksi bahan bakar engine cummins
6BTA 5,9 G2. Penyebab tidak optimalnya sistem injeksi bahan bakar yaitu pada
mekanik yang melakukan perbaikan sistem injeksi bahan bakar belum
berpengalaman, injektor yang mengalami kerusakan dan penumpukan kerak, fuel
filter yang mengalami cacat dan kerusakan kalibrasi/repair fuel injection pump
tidak sesuai standar, engine mengalami breakedown berupa engine misfire, engine
tidak dapat running dan asap putih dari muffler. Corrective maintenance dilakukan
untuk mengembalikan kondisi mesin kekondisi standar serta dilakukanya trouble
shooting untuk melokalisasikan berbagai kemungkinan penyebab gangguan.
Dampak dari kerusakan pada sistem injeksi bahan bakar berupa engine misfire /
engine jalanya pincang mengakibatkan menyebabkan engine low power, engine
tidak dapat running dan keluarnya asap barwarna putih pada muffler. Upaya yang
dilakukan sehingga sistem injeksi bahan bakar enggine cummins 6BTA 5.9 G2
dapat optimal yaitu penyetelan ulang gear timing fuel injection pump dan
Penyetelan ualng timing fuel injection pump.
Kata kunci: Generator Set C150 D5, Sistem Injeksi Bahan Bakar, 6 BTA 5,9 G2.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D3 Perawatan Mesin > Perawatan Mesin
Divisions: D3 Perawatan Mesin
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 15 Apr 2026 08:02
Last Modified: 15 Apr 2026 08:02
URI: https://repository.polteksimasberau.ac.id/id/eprint/58

Actions (login required)

View Item
View Item